taruhan bola – Kontrol Bayern Bikin Augsburg Kelelahan

Bayern Munich berhasil menyambar status juara musim dingin (Herbstmeister) setelah mengalahkan Augsburg 4-0. Sempat menyandingkan Bayern dalam babak pertama, Augsburg hasilnya keok efek penguasaan seluruhnya Die Roten.test1

Munich melanjutkan petualangan mereka pada Bundesliga musim ini dgn bersambang ke SGL Arena, bertanding mengelakkan FC Augsburg. Pelancongan jarak singkat ke metropolis Augsburg (yang terletak pada negeri bagian yang sama dgn kota Munich; Negeri Bagian Bayern) finis elegan.

Barisan Pep Guardiola berhasil mencetak 4 gol sekalian mampu mengayomi kemurnian gawang mereka walau Manuel Neuer sering jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Keunggulan gede ini berasa penting soalnya Bayern meraihnya dr kru penghuni posisi ketiga di tabel klasemen sementara. Lain masalah, sambungan 3 angka dari duel itu mengepit Bayern menutupi status Herbstmeister (dengan harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa mesti melewati 17 laga, Bayern telah berjaya menyandang status juara Hinrunde; juara sesi perdana.

Kinerja pertandingan mengelakkan SC Freiburg dan FSV Mainz 05 gak akan mengguncangkan kondisi Bayern di teratas klasemen, lebih dari itu meski VfL Wolfsburg selaku konkuren terdekat sukses menimba sembilan poin daripada tiga laga tersisa di paruh pertama. Bayern sementara ini meraup keberhasilan sepuluh poin daripada kompetitor terdekat mereka.

Dominasi Seluruhnya serta Hari yang Wajar utk Neuer

“Saya merasakan bahwa segalanya tambah sehat atas hari ke hari, ” ujar Franck Ribery di dalam satu wawancara yg hasilnya dimuat di situs resmi Bundesliga dalam bulan November sebelumnya. Tontonan Bayern telah berkembang di arah yang jauh lebih elok sebab para tokoh udah tambah elok mengenal satu sama lain, oleh karena itu pertunjukan lebih lebih baik dari musim kemarin.

Unsur itu, menurut Ribery, ialah kunci pertunjukan super Bayern musim ini. Lewat pengertian antar pemain yg elok, Bayern dapat menggalang bertambah banyak bahaya soalnya mereka sulit diterka. Unsur tersebut jelas terlihat untuk duel mengelak Augsburg, paling utama di ronde perdana.

Permufakatan antar tokoh yang baik membuat aliran bola amat lancar. Para tokoh Bayern selalu medapati kawan guna diumpan, & seringkali tokoh yg order bola yakni tokoh yg berdiri amat bebas. Jangankan mendapatkan penguasaan dr lawan, jadi atensi pun gak. Di babak perdana, Bayern amat kerap melepaskan umpan tidak terduga.

Masalah ini menghasilkan Bayern benar2 menguasai jalannya pertentangan. Di babak ke-2, hal tersebut dapat berlangsung sebab tekanan yg dikasih oleh Augsburg terbatas mengendur. Terus melangkah demi mempersempit celah gerak & menutup jalan umpan Bayern yg dijalani dalam ronde pertama sepertinya telah menciptakan setiap tokoh Augsburg kecapekan.

Gak membingungkan kalau dan kemudian Bayern secara keseluruhan dapat secara seluruhnya mendominasi jalannya kompetisi. Terutama statistik pertentangan kendati menampilkan pertarungan yg amat mencolok antara ke 2 pemain.

Satu unsur lain yg menjauhkan Augsburg daripada keunggulan (atau setidaknya kesuksesan guna mencipta gol) yaitu kompetensi lini belakang Bayern. Augsburg mengetahui kalau jalan terhebat bagi menjarah gol atas Bayern adalah via gempuran balik. Mereka mempraktekkan cara itu. Hanya aja, usaha Augsburg tidak pernah berhasil.

Bila seluruh outfield player Bayern enggak dapat memusnahkan terjangan Augsburg pra bola menganeksasi kawasan berbahaya, Manuel Neuer tdk ragu dalam tampak menjauhi gawangnya. Dunia sudah mengenalnya sederajat penjaga gawang yg berani menjemput risiko; Neuer menegaskan amatan ini pada laga ini.

judibola – Dominasi Bayern Bikin Augsburg Kecapekan

Bayern Munich sukses menyentak tahap juara musim dingin (Herbstmeister) setelah menggulung Augsburg 4-0. Sempat mengiringi Bayern dalam putaran mula-mula, Augsburg akhirnya keok efek kontrol seluruhnya Die Roten.test1

Munich melanjutkan prosesi mereka dalam Bundesliga musim ini dgn bersambang ke SGL Arena, melawan menentang FC Augsburg. Penerbangan jarak pendek ke kota Augsburg (yang terletak pada negara sebelah yang sama dgn metropolitan Munich; Negara Bagian Bayern) finis manis.

Pasukan Pep Guardiola sukses mencetak 4 gol sekalian sukses mengayomi kesucian gawang mereka walau Manuel Neuer kerap-kerap jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Kemenangan gede ini berasa penting soalnya Bayern meraihnya dr kru penghuni kondisi ke-3 dalam tabel klasemen sementara. Lain masalah, tambahan 3 angka daripada pertentangan ini membawa Bayern mengamankan status Herbstmeister (berdasar pada harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa kudu merintis 17 perjuangan, Bayern telah sukses menyandang tahap juara Hinrunde; juara sesi perdana.

Perolehan pertarungan melawan SC Freiburg dan FSV Mainz 05 enggak bakal mengguncangkan status Bayern di tertinggi klasemen, lebih dari itu meski VfL Wolfsburg setaraf konkuren terdekat sukses menyisihkan sembilan skor atas tiga laga tersisa di paruh pertama. Bayern sementara itu meraup keunggulan sepuluh poin daripada kompetitor terdekat mereka.

Penguasaan Total & Hari yang Wajar utk Neuer

“Saya ngerasa jika semuanya bertambah sehat atas hari ke hari, ” ujar Franck Ribery untuk sebuah wawancara yg hasilnya dimuat dalam website sah Bundesliga dalam bulan November lalu. Pertunjukkan Bayern telah tumbuh ke arah yg jauh lebih baik karena setiap pemain sudah bertambah bagus mengenal satu sama lain, maka itu pertunjukkan lebih lebih bagus daripada musim lalu.

Masalah ini, menurut Ribery, ialah resep pertunjukkan gemerlap Bayern musim ini. Via pengertian antar pemain yang bagus, Bayern mampu menebar kian banyak risiko soalnya mereka sulit diterka. Unsur tersebut tentu tampak pada pertandingan mengelakkan Augsburg, paling utama dalam ronde pertama.

Permufakatan antar tokoh yang bagus menciptakan aliran bola sangat lancar. Setiap pemain Bayern senantiasa medapati kawan bagi diumpan, dan seringkali tokoh yang order bola yaitu tokoh yang berdiri amat bebas. Jangankan mendapatkan penguasaan dr lawan, meraih perhatian pun nggak. Di ronde pertama, Bayern amat kerap menarik sasaran gak terduga.

Unsur itu memproduksi Bayern benar2 menguasai jalannya pertarungan. Pada ronde kedua, unsur tersebut dapat tercipta karena tekanan yg diberikan sama Augsburg lumayan mengendur. Terus melangkah demi mempersempit ruang gerak serta menutup jalan umpan Bayern yang dijalani di ronde mula-mula sepertinya sudah memproduksi tiap-tiap pemain Augsburg keletihan.

Enggak mencengangkan jika lantas Bayern secara menyeluruh bisa secara total mengurus jalannya kompetisi. Terlebih lagi statistik pertarungan kendati menampakkan perselisihan yg amat mencolok antara ke 2 pasukan.

Satu masalah lain yg menyingkirkan Augsburg dr kemenangan (atau setidaknya kemenangan buat mencipta gol) adalah kemampuan lini belakang Bayern. Augsburg tahu bahwa cara terhebat utk mengambil gol dari Bayern yakni via serangan balik. Mereka mempraktekkan jalan tersebut. Cuma aja, usaha Augsburg tidak sempat berjaya.

Bahwa semua outfield player Bayern nggak dapat menggagalkan serangan Augsburg pra bola mencengkeram daerah kritis, Manuel Neuer gak ragu bagi tersembul meninggalkan gawangnya. Dunia sudah mengenalnya setaraf penjaga gawang yg berani mengangkat risiko; Neuer mengesankan pantauan itu pada duel tersebut.

galeri sepak bola indonesia – Mihajlovic yg Telaten Menggantikan Siasat dan Membentuk Dinding Kokoh

Hasil draw diraih Juventus kala menghadapi tahapan empat Serie A, Sampdoria, di Juventus Stadium. Pernah tertinggal menang makin dulu sama gol Patrice Evra, Sampdoria berhasil mengembat poin via terjangan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan satu poin ini sempurna disesali Juventus. Pasalnya, selain menghasilkan jarak antara mereka dan AS Roma menipis, diantaranya satu angka, kinerja draw berikut menghentikan 25 keunggulan kandang sambung-menyambung Juve di Serie A. Terlebih lagi sebenernya peluang menang untuk Juve agak gede soalnya menguasai jalannya pertarungan.

Di dalam bagian pertama Juve begitu kuat. Hantaman demi terjangan terus mengalir. Namun, kiper Sergio Romero tampil sempurna gemilang. Dan pada bagian ke-2, regu asuhan Sinisa Mihajlovic itu sanggup menyergap titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ sehingga mendesak impak seri.

Tembok Masif Sampdoria

Sampdoria sejak mula pertandingan makin memilih buat memercayakan ofensif pulih setaraf upaya untuk mencipta gol. Blucherciati konsentrasi pada penjagaan dgn cuma menyisakan Stefano Okaka seorang diri pada lini depan saat bertahan.

Ketika memperoleh hantaman, Sampdoria menggunakan sembilan pemain utk membikin dinding pertahanan dr tengah. Angelo Palombo yg lalu tampil sebagai holding midfielder yang hengkang sejajar dengan bek tengah. Sementara Pedro Obiang bekerja sebagai pengganggu pada lini tengah. Aturan pun seolah beralih daripada 4-5-1 menjadi 5-3-1-1.

Obiang sendiri memintas fleksibel. Tatkala tokoh tengah Juventus menguasai bola, ia bakal sebagai pemain pertama yg mengganggunya. Tapi periode bola digulirkan di kiri, ia hendak hengkang selaras dgn tiga gelandang lainnya.

Strategi itu memproduksi Juve tak bisa mengangkat umpan-umpan pendek di depan zona kotak penalti. Juventus benar2 lazim menaikkan Arturo Vidal ataupun Paul Pogba guna menemani Roberto Pereyra yg sebagai pemain no. 10.

Daripada ilustrasi di atas, Vidal juga Pereyra terlihat ada makin mendekati tempat kotak penalti dgn Morata ditugaskan selaku pemantul. Dengan mundurnya Obiang, celah tatkala area kotak penalti cukup kecil. Sehingga Juve kendati semakin bersabar utk menggelitik tiap-tiap tokoh Sampdoria dalam meninggalkan posnya.

Tetapi Juve beruntung mengantongi gelandang-gelandang (& pula Tevez yang rajin diturunkan di tengah) dengan skill yg mumpuni pada masalah mengarungi tokoh lawan. Ketika strategi umpan-umpan singkat Juve gak sanggup diperagakan, setiap tokoh tersebut berinisiatif bagi menggempur penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, & Marchisio berhasil melakukan 2 dribble berhasil. Lewat keempat pemain tersebut lini penjagaan Sampdoria agak panik, dengan demikian atas sinilah peluang demi peluang Juve lahir. Tapi beruntung, Sampdoria memiliki kiper setangguh Romero. Dr lima sepakan yang memfokus pada gawang, 4 di antaranya berhasil dihalau kiper timnas Argentina ini.

Gol Juventus sendiri dihasilkan atas skema umpan sudut. Claudio Marchisio mengirim sasaran dalam Evra yg kemudian menyambutnya dengan sundulan keras. Gol tersebut kian kepada kejelian Evra dalam mencari ruang soalnya ia tampak daripada belakang. Sedangkan seorang fullback rata-rata hendak menunggu di tempat tengah lapangan ketika memperoleh terjangan pojok dalam mengatasi serang balik cepat.

Perubahan Siasat Menyimpuk Sampdoria

Kegagalan Sampdoria tidak mampu menyegel gol dalam putaran mula-mula adalah soalnya lambatnya transisi menerobos bertahan ke menyerang. Begitu Okaka atau Eder memiliki bola, tokoh lain kerap terlambat dalam menurunkan umpan. Itu membuat Okaka maupun Eder acap kalah nominal pada berada di tempat penjagaan milik Juve. Sampdoria kendati hasilnya seringkali dengan mulus kemalingan bola.

Judi sbobet online – Mihajlovic yang Tajam mata Mengubah Teknik dan Membuat Dinding Teguh

Kinerja draw diraih Juventus saat menghalangi rangking 4 Serie A, Sampdoria, dalam Juventus Stadium. Pernah tertinggal memimpin makin dulu oleh gol Patrice Evra, Sampdoria makbul mengambil skor melalui sepakan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan satu poin tersebut sempurna disesali Juventus. Pasalnya, selain menciptakan jarak antara mereka juga AS Roma menipis, diantaranya satu angka, hasil sama mata itu mengheningkan 25 kemenangan kandang berturut-turut Juve di Serie A. Terlebih lagi sebenarnya peluang menang buat Juve sempurna gede soalnya menguasai jalannya pertarungan.

Di babak mula-mula Juve demikian dominan. Serangan demi terjangan langsung mengalir. Hanya saja kiper Sergio Romero bermain sempurna gemilang. Juga dalam babak ke-2, skuat asuhan Sinisa Mihajlovic itu mampu menyimpuk titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ dengan demikian mendesak perolehan sama mata.

Dinding Masif Sampdoria

Sampdoria semenjak mula pertandingan lebih memilih buat menggantungkan gempuran balik selaku usaha dalam mendirikan gol. Blucherciati konsentrasi di penjagaan dgn cuma menyisakan Stefano Okaka seorang diri di lini depan tempo bertahan.

Begitu menerima hantaman, Sampdoria menggunakan sembilan tokoh dalam mendirikan tembok defensi daripada tengah. Angelo Palombo lalu bermain sederajat holding midfielder yang hengkang selevel dgn bek tengah. Sementara Pedro Obiang bertugas memerankan pengganggu di lini tengah. Uraian kendati seolah berubah dari 4-5-1 memerankan 5-3-1-1.

Obiang sendiri melangkah fleksibel. Begitu tokoh tengah Juventus menguasai bola, ia akan memerankan tokoh mula-mula yang mengganggunya. Hanya saja tatkala bola digulirkan di kiri, ia bakal mundur setara dgn tiga gelandang lainnya.

Strategi ini membuat Juve tak siap mengangkat umpan-umpan pendek dalam depan area tempat penalti. Juventus betul-betul biasa menaikkan Arturo Vidal bahkan Paul Pogba bagi menemani Roberto Pereyra yg menjadi tokoh no. 10.

Dr foto di atas, Vidal juga Pereyra terlihat ada semakin mendekati daerah kotak penalti dgn Morata ditugaskan setaraf pemantul. Dgn mundurnya Obiang, celah tatkala daerah kotak penalti cukup sempit. Maka itu Juve kendati lebih bersabar buat menggelitik para pemain Sampdoria utk meninggalkan posnya.

Tapi Juve beruntung mempunyai gelandang-gelandang (serta juga Tevez yg giat turun pada tengah) dgn skill yang mumpuni dalam unsur melewati tokoh lawan. Tatkala skema umpan-umpan pendek Juve gak dapat diperagakan, tiap-tiap pemain tersebut berinisiatif untuk menggempur penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, & Marchisio berhasil berbuat 2 dribble berhasil. Lewat keempat tokoh itu lini penjagaan Sampdoria cukup kerepotan, dengan demikian dr sinilah peluang demi peluang Juve lahir. Namun beruntung, Sampdoria mengantongi kiper setangguh Romero. Daripada lima tendangan dengan memfokus pada gawang, 4 di antaranya berhasil dihalau kiper timnas Argentina itu.

Gol Juventus sendiri didapatkan dr skema sasaran pojok. Claudio Marchisio mengoper sasaran di Evra yg dan lalu menyambutnya dgn sundulan keras. Gol ini kian terhadap kejelian Evra dalam menelaah ruang karena ia muncul daripada belakang. Sementara itu seorang fullback rata-rata hendak menunggu pada daerah tengah lapangan tempo meraih terjangan sudut bagi mengatasi serang balik gesit.

Regenerasi Taktik Menyerang Sampdoria

Penyesalan Sampdoria tak dapat menyegel gol pada putaran pertama adalah soalnya lambatnya transisi menerobos bertahan ke menyerang. Saat Okaka atau Eder memiliki bola, pemain lainnya sering terlambat guna menyampaikan sasaran. Itu membuat Okaka maupun Eder kerap kalah total tempo ada di tempat penjagaan milik Juve. Sampdoria pun alhasil seringkali dengan mulus kehilangan bola.

88 Tangkas – Setan Merah Versus Si Merah: Pertentangan Sengit pada Lini Tengah

Premier League pekan ke-16 bakal menghasilkan duel 2 raksasa Inggris, Manchester United juga Liverpool, pada Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB mendatang. Pertentang yg diprediksi akan berjalan dahsyat menimbang lini tengah akan jadi kepercayaan ke 2 team ini.test1

MU akan menjamu Liverpool dgn kepercayaan diri menjulung ketika memenangi lima rivalitas terakhirnya di Premier League. Sesudah sempat tersengal-sengal dalam pembukaan musim, kawanan Louis van Gaal tersebut sudah duduk pada status ke-3 klasemen.

Sedangkan dalam pemain Liverpool, permainan budak asuh Brendan Rodgers itu masih belum kunjung bagus hingga liga beredar 15 minggu. The Reds mesti kembali ikhlas kemusnahan poin di kandang sendiri selesai tampil draw tanpa gol dgn Sunderland.

Mutu pertunjukkan Liverpool musim ini begitu kontras dengan musim dahulu. Ketajaman lini serang Liverpool yang amat ditakuti lawan dalam musim dahulu sedikit pun enggak tampak dalam musim ini.

Dalam Tengah Badai Cedera

Ke 2 team sama-sama hadir pada pertandingan ini dengan menghalangi perkara badai cedera. Dalam kubu MU, barisan defensi yaitu divisi yang tersangkut hasil amat besar. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, & Phil Jones yakni 5 tokoh bertahan United yang tengah kudu absen soalnya cedera.

Selain tersebut, tetap tersedia Angel Di maria dan Jesse Lingard yang juga masih belum sanggup hadir menggulung Liverpool sebab cedera.

Adapun dari Liverpool, Rodgers tetap disusun pusing dampak setiap penyerangnya yg nggak kunjung sehat. Dua penyerang tulang punggung mereka, Mario Balotelli serta Daniel Sturridge, masih di perawatan, walaupun beberapa kalangan mengatakan kalau Balotelli tepat mulai sembuh juga barangkali hendak siap dimainkan dalam kompetisi Minggu malam mendatang.

Dengan kondisi itu, Louis Van Gaal prospek bakal terpaksa mempertontonkan Michael Carrick di barisan pertahanan. Carrick hendak melengkapi tiga barisan tokoh pada tim pertahan MU bersama Marcos Rojo dan Johny Evans. Kelihatannya hendak terlalu berisiko bahwa Van Gaal membongkar bek-bek muda diantaranya Tyler Balckett atau pun Patrick McNair di dalam kompetisi yg sesak gengsi tersebut.

Mundurnya Carrick pada regu tambak bakal menciptakan regu gelandang dipercayakan sama Ander Herrera juga Marouane Fellaini. 2 gelandang tersebut akan menolong kompetensi Juan Mata yang bertugas mengelola hantaman Manchester United.

Sedangkan di pemain Liverpool, selesai terbuang dari Liga Champions pasti saja mereka tidak mau bertambah terpuruk pada Liga Inggris. Dipastikan daripada itu mereka kudu dapat mengacungkan pengaruh terhebat yang dimiliki guna mampu memiliki poin penuh.

Rodgers sepertinya bakal kembali menghasilkan Lucas Leiva dan Jordan Henderson guna mengisi lini tengah Liverpool, sedangkan Steven Gerrard hendak balik ditempatkan setaraf gelandang serang dalam belakang striker.

Dalam sisi kanan serta kiri, Raheem Sterling juga Coutinho hendak kembali diandalkan dalam melaksanakan penetrasi ke jantung tambak Manchester United.

Maka waktu ini yg menjadi perkara tinggal menentukan siapa yang akan dipercaya untuk mengisi posisi penggempur. Rodgers mengantongi dua opsi dengan cukup sulit, Rickie Lambert maupun Mario Balotelli.

Lambert hari ini betul-betul sudah tidak setajam momen masa jayanya dalam Southampton. Namun penyerang berusia 32 tahun tersebut sudah menurunkan kontribusi yg tak jelek di sejumlah duel terakhir Liverpool.

Tetapi Balotelli yg dikabarkan telah kembali ikut berlatih, bisa menyampaikan kesempatan lainnya untuk Rodgers. Sekalipun masih belum menunjukan ketajamannya pada Liverpool, Balotelli tersimpan sempat menjungkalkan MU momen tengah membela Manchester City.

Bandar judi – Setan Merah Melawan Si Merah: Duel Sengit di Lini Tengah

Premier League minggu ke-16 bakal menjadikan duel dua raksasa Inggris, Manchester United juga Liverpool, di Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB mendatang. Pertandingan yang diprediksi bakal melintas tajam menimbang lini tengah akan menjadi tulang punggung ke-2 team tersebut.test1

MU bakal menyuguhi Liverpool dengan kepercayaan diri menjulung pasca mendominasi lima rivalitas terakhirnya dalam Premier League. Selepas sempat tersengal-sengal dalam pembukaan musim, rombongan Louis van Gaal ini telah duduk dalam stan jabatan ke 3 klasemen.

Adapun pada club Liverpool, permainan budak asuh Brendan Rodgers itu sedang belum kunjung bagus hingga liga berjalan 15 pekan. The Reds kudu balik ikhlas kemalingan poin dalam kandang sendiri selesai tampil sama mata tanpa gol dengan Sunderland.

Kualitas permainan Liverpool musim ini amat bertentangan dgn musim silam. Tenaga lini serang Liverpool yang amat ditakuti lawan pada musim kemarin sama sekali gak tampak dalam musim ini.

Pada Tengah Badai Cedera

Ke-2 klub sama-sama datang di pertarungan tersebut dengan menghadapi perkara badai cedera. Pada kubu MU, tim penjagaan termasuk bagian yg terantuk hasil amat besar. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, & Phil Jones ialah 5 pemain bertahan United yg tengah harus absen soalnya cedera.

Selain tersebut, tetap tersedia Angel Di maria juga Jesse Lingard yang pula sedang belum dapat bermain menentang Liverpool soalnya cedera.

Sedangkan atas Liverpool, Rodgers tetap terbuat pusing efek setiap penyerangnya yg tak kunjung sembuh. Dua penyerang sandaran mereka, Mario Balotelli dan Daniel Sturridge, tengah pada perawatan, walaupun sejumlah kalangan mengeluarkan kalau Balotelli sudah mulai sembuh serta sepertinya akan siap dimainkan di dalam kompetisi Minggu malam nanti.

Dgn kondisi ini, Louis Van Gaal peluang akan terpaksa mempertontonkan Michael Carrick pada tim defensi. Carrick bakal melengkapi tiga barisan pemain di barisan pertahan MU bersama Marcos Rojo juga Johny Evans. Sepatutnya akan terlalu berisiko kalau Van Gaal membongkar bek-bek muda laksana Tyler Balckett atau pun Patrick McNair di dalam laga yg sarat gengsi tersebut.

Mundurnya Carrick di tim pertahanan akan membuat regu gelandang dipercayakan oleh Ander Herrera juga Marouane Fellaini. Dua gelandang tersebut akan membantu kompetensi Juan Mata yang bekerja mengurus terjangan Manchester United.

Sedangkan pada team Liverpool, selepas tercampak atas Liga Champions pasti saja mereka tidak rela bertambah terperosok dalam Liga Inggris. Sebab itu dari itu mereka harus mampu mengacungkan kesangkilan terbaik yg dimiliki bagi dapat memiliki poin maksimum.

Rodgers sepertinya bakal kembali menempatkan Lucas Leiva juga Jordan Henderson utk mengisi lini tengah Liverpool, sedangkan Steven Gerrard hendak balik ditempatkan setaraf gelandang serang dalam belakang striker.

Dalam sisi kanan juga kiri, Raheem Sterling serta Coutinho hendak balik diandalkan utk mengerjakan perembesan pada jantung defensi Manchester United.

Dipastikan saat ini yang menjadi perkara tinggal mengukuhkan siapa yang hendak dipercaya buat mengisi posisi penggempur. Rodgers memiliki 2 alternatif yang cukup sulit, Rickie Lambert atau Mario Balotelli.

Lambert kini benar-benar udah tdk setajam tatkala masa jayanya pada Southampton. Namun, penggempur berusia 32 tahun tersebut sudah menurunkan kontribusi yg tak buruk di dalam sejumlah duel terakhir Liverpool.

Sedangkan Balotelli yang dikabarkan telah balik ikut berlatih, siap memberikan harapan lainnya bagi Rodgers. Meski masih belum menunjukan ketajamannya di Liverpool, Balotelli tersimpan sempat menunggingkan MU detik tengah menyandingi Manchester City.

prediksi bola jitu – Hantam Almeria 4-1, Madrid Perpanjang Runtunan Keunggulan

Real Madrid memperlebar jajaran keunggulan mereka di musim ini. Setelah menumbuk Almeria 4-1 di dalam sambungan La Liga, Los Blancos waktu ini menyusun 20 kemenangan berendeng-rendeng.test1

Menjumpai Estadio de los Juegos Mediterraneos, Sabtu (13/12/2014) dinihari WIB, Madrid main dengan keuletan terbaiknya. Pelatih Carlo Ancelotti senantiasa memasang trio Cristiano Ronaldo-Karim Benzema-Gareth Bale di lini depan.

3 gol terwujud di babak perdana. Isco menggagas skor dalam tim tamu sebelum disamakan oleh Verza. Gol Bale membuat Madrid memimpin 2-1 tatkala diturunkan minum.

Di dalam paruh ke 2, Almeria sebenarnya mempunyai peluang emas untuk menyamakan skor. Namun demikian, sepakan penalti Verza bisa dimentahkan oleh Iker Casillas.

Lebih-lebih Madrid yang mampu menstabilkan keunggulan mereka pada menit-menit pucuk. Ronaldo mendirikan dua gol tambahan utk memastikan Madrid memikat keunggulan ke-20-nya secara berturut-turut di seluruh kompetisi.

Tambahan 3 nilai mengokohkan status Madrid di puncak klasemen sementara dgn 39 poin atas 15 kelompok. Mereka unggul lima poin buat Barcelona yg berada di kondisi ke-2. Almeria turun ke urutan ke-19 dgn skor 10.

Jalannya Pertandingan

Madrid baru mendapatkan kesempatan bersih mula-mula pada menit ke-13. Toni Kroos melepaskan depakan voli keras atas depan box penalti. Bola sedikit berbelok arah selepas menyenggol kepala tokoh lawan serta lalu menghantam mistar.

Sehabis sempat kesulitan meruntuhkan pertahanan Almeria, Madrid hasilnya siap meretakkan kebuntuan pada menit ke-34 melalui gol Isco. Gol tersebut diawali sasaran lambung Karim Benzema dr sebelah kanan. Isco yg berdiri di kotak penalti menerimanya, kemudian menguji mengecoh bek lawan, Michel. Setelah memperoleh ruang, tokoh bernomor belakang 23 itu mencopot tembakan yg menyerbu sudut pangkal gawang.

Almeria berjaya menyeragamkan tingkat tatkala perjuangan berusai 39 menit via gol cantik Verza. Verza meragut bola liar pada depan tempat penalti Madrid dengan tembakan setengah bola yang tidak siap dihentikan Casillas. Almeria 1, Madrid 1.

Tapi, Madrid mengisyaratkan pandangan yg amat baik usai kebobolan. Di dalam menit ke-42, mereka memimpin 2-1 sehabis sundulan Bale meneruskan umpan silang Kroos menggetarkan gawang kesebelasan tuan rumah.

Di sisa ronde perdana, gak ada gol yg tercipta. Skor masih 2-1 guna keunggulan Madrid ketika bermain minum.

Ronaldo berjerih payah menaikkan keunggulan Madrid dalam awal ronde ke-2. Tapi, tembakannya diblok tokoh lawan dan cuma menciptakan sepak pojok.

Bale nyaris mencipta gol keduanya detik laga menganeksasi menit ke-54. Di satu serangan balik, dia berlari kencang dr area pertahanan Madrid sampai kotak penalti Almeria. Namun demikian, penyelesaiannya sekiranya melenceng.

Lewat 3 menit, giliran Ronaldo yang belum mampu memaksimalkan kesempatan. Sepakan keras CR7 atas luar kotak penalti sedang dapat dimentahkan oleh kiper Almeria, Ruben.

Almeria mendapatkan hadiah penalti dalam menit ke-61 mengintil pelanggaran yang dilakukan sama Marcelo mengenai Edgar pada tempat terlarang. Tetapi, mereka menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Eksekusi Verza ke haluan kanan sanggup ditepis oleh Casillas.

Utk mengamankan kemenangan mereka, Madrid berupaya mendirikan gol ke-3. Ronaldo mendapatkan peluang dalam menit ke-70, akan tetapi sepakannya dapat diamankan sama Ruben.

Ronaldo sudahnya mampu menempatkan namanya pada papan skor pada menit ke-81. Bergotong-royong dengan Benzema, sontekan Ronaldo daripada di dalam kotak penalti memapah Madrid unggul 3-1. Tak plong dgn 1 gol, Ronaldo kembali merusakkan gawang Almeria pada menit ke-88. Tembakan kerasnya meneruskan operan matang Daniel Carvajal tak mampu diantisipasi sama Ruben.

Susunan Pemain

Almeria: Ruben; Michel, Ximo, Dubarbier (Zongo 59′); Soriano (Wellington 67′), Trujillo, Fran Velez (Corona 82′); Verza, Thomas, Edgar, Hemed

Real Madrid: Casillas; Isco, Kroos; Bale, Benzema (Coentrao 85′), Carvajal, Pepe, Varane, Marcelo; Illarramendi, Ronaldo

Www.sbobet – Tajamnya Taring Duo Madrid, Finalis Liga Champions Musim Dahulu

Berpangkat sebagai finalis Liga Champions 2013-2014, Real Madrid dan Atletico Madrid siap menampakkan kelas mereka sebenarnya dalam Liga Champions musim ini. Madrid serta Atletico udah memastikan diri lolos atas kedudukan grup Liga Champions 2014-2015.test1

Kedua club ibukota Spanyol ini lolos di babak 16 besar dgn tahap untuk juara dalam grup mereka masing-masing. Lebih dari itu, Los Blancos terlepas dengan poin sempurna setelah terus-menerus unggul pada enam perjuangan dalam Grup B.

Sementara Atletico sendiri pula mampu menanjak ke 16 besar Liga Champions setaraf juara grup A. Los Colchoneros mengoleksi 13 angka atas enam laga, mengungguli Juventus yang terlepas sederajat runner up dengan torehan 10 angka.

Dalam pertarungan terakhir, Madrid menghajar team Bulgaria, Ludogorets dengan skor total 4-0. Di zona lain, Atletico bermain seri tanpa gol dalam sarang Juventus, tapi itu telah rada buat kesebelasan asuhan Diego Simeone ini luput sebagai juara grup.

Kepergian sekitar tokoh bintang mereka seperti, Diego Costa, Filipe Luis, Thibaut Courtois, serta David Villa, benar tidak mempengaruhi penampilan Atletico. Mario Mandzukic, Antoine Griezmann, dan Guilherme Siqueira dinilai mampu menggantikan kedudukan yang ditinggalkan setiap pemain bintang ini.

Untuk Real Madrid, mereka waktu ini ditempatkan sebagai kecintaan guna mempertahankan gelar juara Liga Champions yg mereka rampas musim silam. Penampilan kesebelasan ajaran Carlo Ancelotti itu terbilang luar biasa, terutama mesin gol itu, Cristiano Ronaldo.

Madrid pecahkan rekor keunggulan berangkaian dalam Liga Champions

Usai mengalahkan Ludogorets, kesebelasan ajaran Carlo Ancelotti gak terkalahkan di dalam 19 kompetisi di seluruh persaingan. Tinjauan tersebut memecahkan rekor Barcelona tatkala dilatih Frank Rijkaard di 2005-06, yg mendapat 18 keunggulan berturut-turut.

Gelandang serang Los Blancos, Isco, merealisasi keinginannya dalam merawat rekor keunggulan tersebut selama masa mungkin. Tetapi, Isco juga tidak cuma mau rekor keunggulan beruntun Madrid gak putus, dia hendak menetapkan trofi Liga Champions lagi.

“Kami melewati fase grup dgn baik. Saya luar biasa senang dgn performa skuad hari ini, bagaimana skuad bermain. Waktu ini kami berniat bisa terus menaungi kemenangan itu selama mungkin, ” ujar Isco, sebagaimana dilansir Marca.

“Malam diantaranya tersebut kudu dirayakan yg yaitu kemenangan ke-19 berturut-turut. Club ini ingin melakukan segalanya dgn betul, memenangi perkelahian sebanyak mungkin. Namun, yang terpenting yaitu menjuarai gelar juara, ” tambahnya.

Catatan-catatan krusial pula diukir oleh Ronaldo di kompetisi tersebut. 1 golnya memapah kader peraih trofi Ballon d’Or 2014 ini makin mendekati Lionel Messi sebagai penyebar gol terbanyak pada arena Liga Champions.

Ini juga termasuk gaya ke-109 Ronaldo di Liga Champions. Serta, bagi mula-mula kalinya, mantan pemain Sporting CP serta Manchester United ini didapuk jadi kapten klub. Mencipta 1 gol melalui titik putih, Ronaldo waktu ini udah mengoleksi 57 gol atas 57 pertarungan di panggung Liga Champions bersama Real Madrid.

Enam kru lain pula memastikan tiket ke 16 gede Liga Champions

Kecuali Atletico, delegasi Grup A lainnya yaitu Juventus, sedangkan buat Grup B, Madrid ditemani sama Basel. Sementara dr Perhimpunan C, AS Monaco lolos selaku juara grup & Bayer Leverkusen memerankan runner up.

Dari Grup D, meskipun sama-sama menyimpan 13 poin, Borussia Dortmund menongol sebagai juara grup, adapun Arsenal dalam kondisi runner up. Dgn demikian, delapan team yang telah memastikan diri ke 16 besar Liga Champions yaitu Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Juventus, Real Madrid, Basel, AS Monaco, Bayer Leverkusen, & Arsenal.

judi bola online terpercaya – Produktivitas Samir Nasri Haturkan City Luput pada 16 Besar

AS Roma mesti menghabisi perjalanannya dalam Liga Champions musim itu selepas tumbang daripada Manchester City 0-2. Dua gol atas Samir Nasri juga Pablo Zabaleta membuat Francesco Totti dan kawan-kawan harus sanggup tercampak atas liga taraf terkenal dalam Eropa tersebut.test1

Di dalam pertandingan di Stadion Olimpico Kamis (11/12) pagi buta hari tadi, AS Roma turun dgn formasi 4-3-3. Di belakang, Mapou Yanga-Mbiwa dipilih dalam mendampingi Kostas Manolas. Oleh sebab itu Davide Astori disimpan di bangku cadangan.

Kualitas lini tengah, Rudi Garcia memasang Seydou Keita dan mengemasi Daniele De Rossi. Dipastikan pemain 34 tahun itu melengkapi duet Radja Nainggolan juga Miralem Pjanic.

Berbeda dengan pada penyerang sayap, Adem Ljajic dipasang bersama Gervinho. Penampakan cemerlang dalam match sebelumnya, memaksa Juan Iturbe disingkirkan daripada line up.

Pada club tamu, Martin Demichelis kali ini ditemani oleh Elaquim Mangala di kunci tameng. Sementara itu Fernandinho menjemput alih keterlibatan Yaya Toure yg absen soalnya sanksi. Tugasnya di dalam mengarahkan bola, dipermudah sama Fernando Reges yang dimainkan mulai menit perdana.

Manchester City mempertontonkan formasi 4-4-1-1 dengan menyusun Edin Dzeko guna penggempur tunggal. Samir Nasri main pada belakang Dzeko untuk gelandang serang pada sandaran Jesus Navas dan James Milner di ke-2 sisi.

Produktivitas Samir Nasri

Manchester City mesti kehilangan penyerang juga gelandang serang tumpuan mereka, Sergio Aguero juga David Silva (baru sehat dr cedera serta kesudahannya mengakar guna pemain pengganti). Hal tersebut memproduksi Manuel Pellegrini urgen bergantung dalam Edin Dzeko serta Samir Nasri untuk merusakkan tembok AS Roma.

Beruntungnya, Samir Nasri sukses menjawab kepercayaan yang diberikan Pellegrini. Dengan satu gol dan satu assistnya, udah super cukup guna menyampaikan Nasri penghargaan pemain unggul tadi malam. Hanya saja gak hanya itu saja jasa Nasri bagi Manchester City di kompetisi itu.

AS Roma menyusun ke-3 gelandangnya pada tengah begitu kuat dengan barisan tembok. Jarak antara Keita, Nainggolan, & Pjanic enggak pernah ada terlalu jauh dr kaum 4 bek Roma. Masalah ini pasti saja hendak menghambat City untuk menembus penjagaan AS Roma dari tengah lapangan.

Beruntung Pellegrini mengangkat Samir Nasri dalam kompetisi kali ini. Gelandang terjang asal Prancis tersebut benar-benar menunjukan inventivitas permainannya yang menghasilkan City berjaya menongol atas kebuntuan.

Rapatnya tempat pada pusat lokasi enggak menciptakan Nasri kebingungan serta gak dapat menunaikan tugasnya. Ketimbang harus beradu dengan 3 tokoh Roma di tengah, Nasri menyeleksi guna kian tampil melebar & mengembangkan jalan beri ke-2 tokoh sayap City menyerbu tembok AS Roma. Masalah itu terlihat dari heatmap gelandang serang sumber Prancis tersebut yang besar mengelola gerakan pada tempat sayap.

Pergerakan pada tempat sayap yg dikerjakan Samir Nasri inilah yg kemudian menghasilkan Manchester City mampu merusakkan pertahanan AS Roma. Dengan hadirnya Samir Nasri, City hampir senantiasa punya 3 tokoh di sisi sayap. Penggempur bagian (Jesus Navas di kanan juga Milner dalam kiri), fullback (Zabaleta di kanan dan Clichy di kiri), juga Samir Nasri.

Unsur tersebut pasti aja luar biasa agak untuk menghasilkan bek sayap AS Roma kewalahan. Sulit beri ke-2 fullback AS Roma yang cuma sewaktu-waktu dibantu oleh penyerang sayap buat menyekat serangan daripada 3 pemain City tersebut.

Prediksi La Liga – Tameng Jelek Si Merah Menggampangkan Prosedur Basel

Kerinduan Liverpool akan Liga Champions sudahnya terkikis sedikit demi sedikit. Dr mula mereka sudah kesulitan menghadang lawan “gampang” bagaikan Ludogorets, bahkan club bertabur bintang, Real Madrid.test1

Tadi malam mereka pun harus mundur tahta pada “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, selepas cuma bermain sama mata 1-1 dgn juara Swiss, Basel.

Liverpool memang mengidamkan keunggulan bagi terlepas pada babak 16 besar. Walau demikian terjangan Fabian Frei dalam menit ke-25 malahan memprakarsai mimpi jelek mereka. Jalan Liverpool bertambah terjal selagi kompetisi udah melintas 1 jam. Lazar Markovic, yang baru masuk di babak ke 2 mengoper Rickie Lambert, kudu diusir oleh wasit Bjorn Kuipers.

1 buah gol sepak terjang bebas dari Steven Gerrard di menit ke-81 sempat menstimulasi hasrat Liverpool, akan tetapi masalah ini tidak cukup bagi melindungi The Reds di episode perdelapanfinal.

Gerrard, yang diistirahatkan akhir pekan lalu, kembali dipasang memerankan starter oleh Brendan Rodgers. Menimbang kehendak guna unggul, si pemandu diberi peran yg bertambah menyerang dan ditempatkan dalam belakang striker, Lambert.

Berarti itu meninggalkan Joe Allen serta Lucas dalam status di depan 4 bek, dgn Jordan Henderson serta Raheem Sterling dalam sisi kanan juga kiri. Dgn susunan pemain laksana ini, pertunjukkan melebar juga tampak bakal memerankan kunci buat 2 fullback mereka.

Adapun kubu kru tamu, mereka hanya memerlukan kinerja draw utk luput (dengan anggapan Ludogorets enggak akan unggul besar mengelak Madrid – yang sepertinya nggak perlu berbesar harapan).

Bek berpengalaman sumber Argentina, Walter Samuel, disimpan di bangku cadangan & baru bermain dalam putaran kedua. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, juga striker muda, Bre’ el Embolo, juga bernasib sama dengan Samuel.

Pendidik Paulo Sousa betul2 ibarat menginstruksikan timnya bagi terkaan bertahan dalam bagian perdana ini. Dgn mengunggulkan penuh tokoh muda, mereka jelas berhajat buat mempertunjukkan permainan klise di dalam sepakbola tatkala kru sedang sampai pada zona lawan: gempuran balik. Meskipun yg tercipta malahan sebaliknya, ia dianggap telah mampu meladeni pertunjukkan Liverpool yg seperti tanpa arah.

The Kop Terlambat Panas

Pada ronde perdana Liverpool memeras keringat bagi menyusun peluang, namun beberapa kesempatan mereka senantiasa tampak tergesa-gesa. Padahal pada ronde ini mereka semakin menghalangi bola (sekitar 56%), mereka enggak sering mengunjungi penjagaan Basel.

Lambert sejajar striker tunggal terlihat tercampak seorang diri & hampir gak meraih dukungan. Di ronde pertama itu Liverpool betul-betul bermain jelek juga sedikit pun nggak meraup kesempatan emas.

Ini ditunjukkan dgn jumlah operan ke ruang pertahanan lawan. Walakin angka yg dicetak agak besar, adalah 80 operan, tapi hanya 45 operan yg berhasil akurat sasaran. Apabila dipandang lebih rinci pula, operan mereka yang pergi ke arah tengah (menyatroni Lambert) juga ke dalam kotak penalti hampir terus-menerus gagal.

Sama dgn nominal sepakan ke gawang. Liverpool cuma mampu menciptakan 3 lesakan dengan dua di antaranya akurat sasaran, itupun dua-duanya jatuh tepat pada tengah-tengah pelukan kiper. Bandingkan dengan Basel yang di dalam episode perdana dapat menobatkan tujuh tembakan.

Performa mereka kadang segar selesai turun minum. Alberto Moreno & Markovic dimasukkan buat menambah kecergasan. Total operan pada pertahan Basel pun menonjol, dengan 90 operan (64 di antaranya akurat incaran). Namun setelah Markovic dikeluarkan, comeback hadir bertambah jadi fatamorgana bagi “Si Merah”.

Powered by Bandar Bola | Designed by: Agen Judi Bola | Bandar Bola Internet